Persyaratan untuk Pemberkatan/upacara pernikahan di Vihara

  • Bimbingan dan konseling sebelum nikah sebanyak 3 kali (jadwal flexible/bebas). Sekali bimbingan dan konseling kurang lebih 2 jam.
  • Harus sudah Upāsaka dan Upāsikā (wisudhi). Bagi mempelai yang belum wisudhi, akan mendapatkan surat wisudhinya setelah selesai Bimbingan dan konseling
  • Waktu pemberkatan/upacara pernikahan kurang lebih satu setengah jam tanpa bhikkhu (tidak baca paritta). Kalau ada bhikkhu waktu pemberkatan pernikahan sekitar dua jam dan harus baca paritta untuk minta Sila.
  • Setelah selesai pemberkatan/upacara pernikahan akan langsung di berikan surat nikah agama, dengan catatan kalau dokumen yang diminta catatan sipil sudah lengkap.

Keperluan surat nikah untuk catatan sipil

Persyaratan Wajib (Surabaya)

  • Surat keterangan dari Kelurahan (penganti surat N1, N2, N3 & N4) (Harus Asli).
  • Surat pemeriksaan kesehatan dari Puskesmas (diluar Puskesmas maksimal 3 bulan sebelum nikah) (Harus Asli).
  • Kartu Keluarga, KTP dan Akte Lahir (Nama di KK, KTP & Akte Lahir harus sama semua) (fotokopi legalisir).
  • Surat Keterangan dari Vihara
  • Fotokopi Surat Wisudhi (Baptis)
  • Foto berdampingan kedua ukuran 4×6 landscape (warna latar bebas) 6 lembar untuk catatan sipil dan 4 lembar untuk vihara. Berikut ini contoh foto berdampingan

Opsional

  • Perjanjian pra nikah (seperti pisah harta dan lain-lainnya).

Surat Permohonan Pernikahan Secara Buddhis

Bila ingin Pemberkatan pernikahan di Vihara bisa hubungi:

Vihara Dhammadipa

: Jln.Pandegiling 260 Surabaya
: 031.5320688
: BB.DA28977C
: WA 085.6464.555.1